United Tractors

United Tractors Resmi Kuasai Tambang Emas Doup Lewat Akuisisi Strategis Senilai Miliaran Dollar

United Tractors Resmi Kuasai Tambang Emas Doup Lewat Akuisisi Strategis Senilai Miliaran Dollar
United Tractors Resmi Kuasai Tambang Emas Doup Lewat Akuisisi Strategis Senilai Miliaran Dollar

JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) telah menyelesaikan pengambilalihan tambang emas Doup milik PT J Resources Nusantara (PSAB). Proses ini dilakukan melalui pembelian seluruh saham PSAB di anak usahanya, PT Arafura Surya Alam (ASA).

Manajemen PSAB mengumumkan penyelesaian transaksi ini melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 12 Februari 2026. Transaksi tersebut resmi terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026.

"Penyelesaian Transaksi Penjualan Seluruh Saham Milik PT J Resources Nusantara (JRN) di dalam PT Arafura Surya Alam," tulis manajemen dalam keterbukaan tersebut. Mereka menegaskan bahwa JRN dan PT Danusa Tambang Nusantara telah menyelesaikan rencana transaksi pada tanggal yang sama.

Nilai Transaksi dan Struktur Pembayaran

Pengambilalihan tambang emas Doup oleh UNTR dilakukan melalui anak usahanya, PT Danusa Tambang Nusantara. Nilai transaksi dilaporkan mencapai US$ 540 juta atau sekitar Rp 8,85 triliun.

Jumlah tersebut mencakup harga penjualan saham, nilai saham untuk pemegang saham minoritas di ASA, dan PT Mulia Bumi Persada, yang merupakan anak perusahaan ASA. Selain itu, nilai transaksi juga mempertimbangkan utang pemegang saham JRN kepada ASA.

Nilai bersih penjualan saham akan disesuaikan dengan posisi sejumlah pos neraca tertentu ASA pada tanggal penyelesaian transaksi. Hal ini memastikan bahwa transaksi mencerminkan kondisi keuangan terbaru dari perusahaan yang diakuisisi.

Lokasi dan Potensi Produksi Tambang Doup

Tambang emas Doup berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Wilayah ini dipilih karena potensinya yang besar dalam produksi emas.

Target komersial tambang ini ditetapkan pada tahun 2028, dengan proyeksi produksi mencapai 140.000–155.000 ons emas per tahun. Angka tersebut menandai kontribusi signifikan terhadap portofolio pertambangan logam mulia UNTR.

Selain itu, lokasi tambang strategis ini memungkinkan akses yang lebih mudah ke fasilitas logistik dan infrastruktur penunjang. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasi saat tambang mulai berproduksi.

Strategi Perluasan Portofolio UNTR

Pengambilalihan tambang Doup merupakan langkah strategis United Tractors untuk memperkuat portofolio di sektor pertambangan logam mulia. Langkah ini menunjukkan fokus perusahaan pada diversifikasi sumber daya dan aset bernilai tinggi.

Dengan pengendalian operasional tambang J Resources, UNTR kini memiliki kendali penuh terhadap kegiatan produksi dan pengelolaan tambang emas. Hal ini memungkinkan perusahaan mengoptimalkan efisiensi dan potensi keuntungan jangka panjang.

Selain itu, akuisisi ini juga memperkuat posisi UNTR dalam menghadapi persaingan industri pertambangan domestik maupun internasional. Perusahaan kini dapat memanfaatkan skala operasi yang lebih besar untuk meningkatkan daya saing.

Proyeksi Keuangan dan Dampak Transaksi

Transaksi senilai US$ 540 juta diharapkan memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan UNTR. Perusahaan dapat memperoleh pendapatan baru dari produksi emas yang akan datang, sekaligus memperluas aset yang menghasilkan nilai strategis.

Penyesuaian nilai bersih transaksi terhadap pos neraca ASA juga menunjukkan upaya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelesaian akuisisi. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan pemegang saham minoritas.

Dengan pengambilalihan ini, UNTR semakin menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor logam mulia. Langkah ini sejalan dengan tren global meningkatnya permintaan emas sebagai komoditas strategis dan investasi jangka panjang.

Masa Depan Operasional Tambang Doup

Setelah akuisisi, UNTR bertanggung jawab atas seluruh operasional tambang Doup. Hal ini mencakup pengelolaan sumber daya, produksi, dan strategi pengembangan jangka panjang tambang emas tersebut.

Target produksi 140.000–155.000 ons emas per tahun menjadi fokus utama manajemen UNTR. Upaya ini akan didukung oleh investasi teknologi pertambangan dan tenaga ahli untuk memastikan operasi berjalan efisien.

Keberhasilan pengembangan tambang ini juga akan memperkuat kontribusi UNTR terhadap perekonomian lokal. Hal ini termasuk penciptaan lapangan kerja dan pengembangan infrastruktur di sekitar tambang.

Dengan penguasaan tambang Doup, UNTR siap menghadapi tantangan pasar logam mulia global. Perusahaan dapat memanfaatkan aset baru ini untuk meningkatkan kapasitas produksi dan keuntungan jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index