Harga Emas Antam

Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta Per Gram pada Jumat Pagi

Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta Per Gram pada Jumat Pagi
Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta Per Gram pada Jumat Pagi

JAKARTA - Pasar logam mulia domestik dikejutkan dengan koreksi tajam pada akhir pekan ini.

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar Rp43.000 per gram pada Jumat pagi (13 Februari 2026). Penurunan ini membawa harga emas Antam ke level Rp2,904 juta per gram, sebuah angka yang menunjukkan volatilitas tinggi di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Penurunan drastis ini menjadi perhatian serius bagi para investor ritel dan kolektor logam mulia, mengingat emas sering kali dianggap sebagai aset aman (safe haven) di masa ketidakpastian ekonomi.

Rincian Harga Emas Antam Berbagai Ukuran

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi, penting untuk mencatat bahwa harga per gram akan bervariasi tergantung pada ukuran batang emas yang dibeli. Umumnya, semakin besar ukuran batangannya, maka harga per gramnya akan sedikit lebih rendah.

Berikut adalah estimasi harga emas Antam di butik Logam Mulia berdasarkan data terbaru:

Ukuran EmasHarga Dasar (Belum Pajak)
0,5 GramRp1.502.000
1 GramRp2.904.000
5 GramRp14.320.000
10 GramRp28.585.000
100 GramRp285.120.000

Harga Buyback (Jual Kembali) Turun Tajam

Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyesuaian yang cukup signifikan. Harga buyback pada Jumat pagi ini juga merosot mengikuti tren harga pasar. Hal ini perlu dipertimbangkan bagi investor yang berniat melakukan pencairan aset dalam jangka pendek, karena selisih (spread) antara harga beli dan harga jual kembali menjadi faktor penentu keuntungan bersih.

Sesuai dengan ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi jual kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai buyback.

Analisis Faktor Penyebab Penurunan Harga

Penurunan harga emas domestik sebesar Rp43.000 ini tidak lepas dari pengaruh pasar emas global. Beberapa faktor yang biasanya memicu koreksi tajam antara lain:

Penguatan Indeks Dolar AS: Saat nilai tukar Dolar Amerika Serikat menguat, harga emas yang dipatok dalam Dolar cenderung menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan menurun.

Suku Bunga Federal Reserve: Ekspektasi atau kebijakan kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS (The Fed) sering kali menekan harga emas karena investor cenderung beralih ke aset yang memberikan imbal hasil bunga (seperti obligasi).

Kondisi Geopolitik: Meredanya ketegangan di titik-titik konflik tertentu terkadang mengurangi minat investor terhadap aset safe haven, yang mengakibatkan harga emas terkoreksi.

Tips Investasi di Tengah Harga yang Turun

Bagi investor pemula, penurunan harga yang cukup tajam ini bisa dipandang sebagai peluang untuk melakukan akumulasi atau buy on weakness (membeli saat harga rendah). Namun, sangat disarankan untuk melakukan investasi dengan strategi Dollar Cost Averaging atau membeli secara bertahap untuk meminimalisir risiko fluktuasi harga yang masih mungkin terjadi di hari-hari berikutnya.

Pastikan Anda selalu memantau perkembangan harga secara berkala melalui situs resmi Logam Mulia untuk mendapatkan data yang paling akurat sebelum memutuskan untuk bertransaksi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index